Petroleum jelly adalah salah satu produk yang memiliki banyak sekali potensi yang belum dimanfaatkan. Tentu, semua orang tahu bahwa petroleum jelly akan menghidrasi bibir atau kulit Anda, tetapi bagaimana dengan kemampuannya yang kurang dikenal? Kami punya banyak ide untuk Anda.
Pertama, sedikit tentang produknya. Petroleum jelly adalah campuran minyak mineral dan lilin . Petroleum jelly ditemukan oleh seorang ahli kimia bernama Robert August Chesebrough pada tahun 1859. Ia memperhatikan bahwa pekerja minyak yang menderita luka bakar dan luka lainnya mendapat kesembuhan dari lilin batangan , produk sampingan petroleum yang belum dimurnikan. Petroleum jelly dikenal karena menyediakan penghalang antiair, yang memungkinkan kulit untuk sembuh. Setelah bertahun-tahun menyempurnakannya, Chesebrough mengembangkan produk Vaseline , dan mulai menjualnya pada tahun 1870. Lebih dari 150 tahun kemudian, formulanya tidak banyak berubah.
Petroleum jelly memiliki masa simpan yang sangat panjang, yaitu tiga hingga 10 tahun, bukan berarti Anda akan membutuhkannya untuk bertahan selama itu setelah Anda mulai menggunakan semua kegunaan ini dalam kehidupan sehari-hari. Agar tetap segar dan bersih lebih lama, jangan gunakan jari Anda untuk menyendok isinya. Ini akan memasukkan bakteri dan hal-hal menjijikkan lainnya ke dalam toples, dan tidak ada yang menginginkannya tumbuh. Sebagai gantinya, gunakan sendok bersih, penyeka kapas, atau bantalan kapas.
Ingin memanfaatkan petroleum jelly yang Anda beli sebaik-baiknya? Simak daftar 9 cara yang dapat Anda lakukan untuk memanfaatkan produk ini.
1. Cegah kulit diwarnai.
Setiap tukang cat rambut tahu bahwa efek samping yang tidak diinginkan adalah kulit diwarnai. Hindari mewarnai apa pun selain rambut Anda dengan mengoleskan petroleum jelly di area berisiko tinggi, seperti di leher, sekitar telinga, dan di garis rambut.
2. Segarkan tumit.
Jika kaki Anda terasa sakit, oleskan petroleum jelly sebelum tidur, lalu kenakan kaus kaki agar petroleum jelly tidak mengotori seprai. Anda akan bangun dengan kulit yang lebih lembut dan halus!
3. Cegah lecet.
Terkadang paha kita saling menempel lebih lama dari yang kita inginkan. Hindari lecet dengan mengoleskan petroleum jelly ke area yang rawan, seperti puting pria (yang lecet karena kontak dengan baju) dan paha saat berolahraga atau sekadar berjalan-jalan di hari yang panas.
4. Hentikan bunyi berderit.
Kehabisan WD-40 ? Lumasi engsel pintu yang berderit menggunakan sedikit petroleum jelly.
5. Kembalikan kilaunya.
Barang-barang berbahan kulit seperti tas, sofa, jaket, atau sepatu dapat mengering dan mulai retak seiring waktu. Oleskan sedikit petroleum jelly dan lihatlah kilaunya kembali!
6. Hapus riasan.
Anda tidak perlu pembersih wajah yang mahal untuk menghapus riasan. Ambil sedikit petroleum jelly dan gosokkan ke kelopak mata, lalu bersihkan riasan mata dengan waslap atau kapas.
7. Jaga agar lem tetap segar.
Lem super dan perekat lainnya cenderung mengering setelah penggunaan pertama. Cegah masalah ini dengan mengoleskan sedikit petroleum jelly di sekeliling tepi dan di bawah tutup saat menutupnya.
8. Lepaskan ritsleting yang macet.
Tahan keinginan untuk terus menarik ritsleting yang macet hingga ada yang robek. Sebagai gantinya, lepaskan ritsleting yang macet dengan mengoleskan petroleum jelly pada kedua sisinya.
9. Cegah masalah lipstik.
Sering kali, lipstik menempel di gigi, padahal seharusnya tidak. Cegah hal ini terjadi dengan mengoleskan sedikit petroleum jelly pada gigi depan. Para penampil juga menggunakan trik ini untuk mencegah bibir menempel di gigi saat bernyanyi atau banyak tersenyum.