Apakah Anda Siap untuk Tahun Baru yang Berkelanjutan?
Menjelang akhir tahun, inilah saat yang tepat untuk merenungkan energi dan niat yang ingin Anda bawa ke tahun baru. Ini adalah kesempatan yang bagus untuk meninjau kembali kebiasaan harian Anda—dan memikirkan bagaimana Anda dapat menjadi lebih berkelanjutan selama 12 bulan ke depan.
Saran? Tetaplah sederhana. Resolusi Anda tidak harus besar untuk menjadi bermakna. Sama seperti pohon yang ditanam dengan hati-hati, benih yang Anda tabur hari ini, dengan kesabaran dan konsistensi, dapat tumbuh menjadi sesuatu yang lebih besar dan lebih bermakna daripada yang mungkin Anda bayangkan.
8 Tips Merayakan Tahun Baru yang Ramah Lingkungan dan Bahagia
1. Kurangi Penggunaan Plastik
Dari kemasan makanan hingga barang sehari-hari, plastik ada di mana-mana . Dan kami paham: terkadang hal itu tidak dapat dihindari. Namun, mengurangi jejak plastik adalah resolusi yang berharga. Bertekadlah untuk membawa tas yang dapat digunakan kembali saat berbelanja, membawa botol air yang dapat diisi ulang, dan jadilah konsumen yang lebih cerdas dalam hal bahan yang digunakan untuk memproduksi dan mengemas barang.
2. Kurangi Makan Daging
Peternakan hewan industri merupakan penyebab utama penggundulan hutan di seluruh dunia. Selain dampak lingkungan yang besar, penggundulan hutan pertanian juga merusak alam liar yang sebelumnya tidak dapat diakses. Hal ini menyebabkan hilangnya habitat, alih fungsi lahan, hilangnya layanan ekosistem, dan banyak lagi. Hal ini juga meningkatkan kemungkinan adanya kegiatan ekstraktif tambahan di masa mendatang. Jadi, berikan kesempatan pada sayuran dan dapatkan produk hewani dari petani lokal jika memungkinkan.
3. Berjalan Lebih Banyak
Tahun ini, cobalah untuk lebih banyak berjalan kaki dan lebih sedikit berkendara. Ini adalah cara yang bagus untuk melakukan olahraga ringan dan mendapatkan perspektif yang berbeda tentang rute harian Anda. Pertimbangkan untuk berjalan kaki, bersepeda, atau menggunakan angkutan umum kapan pun Anda bisa. Anggaplah ini sebagai kesempatan untuk membantu lingkungan dan menghemat uang untuk pergi ke pusat kebugaran!
4. Dukung Bisnis Lokal
Usaha kecil membantu menggerakkan ekonomi lokal dan, sebagai tambahan, pemerintah daerah yang bergantung pada pajak yang mereka hasilkan. Jadi, lain kali Anda akan membeli sesuatu, cari tahu dulu di sekitar tempat tinggal Anda. Anda akan menyediakan makanan bagi keluarga setempat dan mengurangi jejak karbon Anda sendiri dengan tidak mengirimkan barang dari tempat yang jauhnya ribuan mil.
5. Kurangi Penggunaan Listrik Anda
Energi hantu dapat menambah sekitar 10% penggunaan energi rumah Anda dan meningkatkan jejak karbon Anda seiring waktu. Jadi, berinvestasilah pada smart strip atau cabut perangkat elektronik Anda saat tidak digunakan, matikan lampu saat Anda meninggalkan ruangan, dan jaga termostat Anda di bawah 68°F saat Anda terjaga (dan lebih rendah saat Anda tidur atau jauh dari rumah). Perubahan sederhana ini akan bermanfaat bagi planet ini dan dompet Anda.
6. Berbelanjalah Produk Organik Bila Memungkinkan
Petani organik harus mematuhi standar ketat untuk pengendalian hama. Mereka juga umumnya menggunakan lebih sedikit sumber daya, memiliki praktik pertanian yang tidak terlalu intensif sumber daya, melindungi lebah, tidak mencemari udara + air tanah, dan mempromosikan keanekaragaman hayati lokal. Dan memilih makanan yang bebas bahan kimia dan tidak diproses adalah salah satu hal yang dapat kita kendalikan terkait paparan bahan kimia.
7. Minimalkan Sampah di Satu Area Rumah Anda
Jika Anda merasa kewalahan untuk benar-benar hidup tanpa sampah , cobalah untuk fokus pada satu bagian rumah Anda, seperti dapur atau kamar mandi. Minimalkan penggunaan plastik, buat produk pembersih dan perawatan tubuh sendiri, dan ganti barang-barang yang tidak perlu seperti plastik pembungkus dan tisu dapur.
8. Baca Hijau
Jika membaca lebih banyak buku adalah salah satu resolusi Anda, tambahkan beberapa buku tentang iklim dan lingkungan yang mengagumkan ke dalam daftar. Beberapa favorit kami termasuk The Hidden Life of Trees karya Peter Wohlleben, Eating Animals karya Jonathan Safran Foer, dan The Overstory karya Richard Powers. Mencari lebih banyak pilihan? Lihat daftar 24 Buku Terbaik tentang Alam dan Pohon !