Jika Anda baru mengenal dunia senjata api, Anda mungkin merasa bingung dengan berbagai jenis senjata api dan kegunaannya. Ada pistol yang berukuran kecil dan ringan, sehingga mudah disembunyikan, revolver yang memiliki kapasitas amunisi lebih besar daripada pistol, senapan yang digunakan untuk berburu dan menembak sasaran, dan senapan laras ganda yang digunakan untuk berburu atau membela diri.
Jadi, untuk membantu memahami semua ini, kami menyusun panduan singkat ini untuk empat jenis senjata api utama. Karena, baik Anda penembak ulung atau penggemar senjata baru, penting untuk memahami berbagai jenis senjata dan tujuan penggunaannya yang terbaik.
Namun, sebelum kita melihat berbagai jenis senjata api, mari kita mulai dengan memahami apa sebenarnya senjata api atau pistol itu. Selain itu, seperti yang mungkin telah Anda ketahui, untuk artikel ini, kita akan menggunakan kata senjata api dan pistol secara bergantian.
Senjata Genggam
Pistol adalah senjata api yang dapat ditembakkan menggunakan satu tangan dan cocok untuk pertempuran jarak dekat hingga sedang. Ukurannya biasanya lebih kecil daripada senjata api lainnya, sehingga mudah dipegang dan disembunyikan. Meskipun tidak sekuat senjata api lainnya, pistol tetap mematikan jika digunakan dengan benar. Pistol tersedia dalam berbagai bentuk dan ukuran, dari pistol kecil hingga revolver besar. Jenis pistol yang paling umum adalah pistol dan revolver yang akan kita bahas selanjutnya.
1. Pistol
Pistol adalah sejenis pistol genggam yang lubang dan ruang pelurunya selalu sejajar. Laras pistol memiliki dinding tebal yang membuatnya mampu menahan ledakan bertekanan tinggi. Laras pistol juga memiliki popor yang lebih pendek dibandingkan dengan pistol genggam lainnya sehingga lebih mudah dipegang dan disembunyikan. Pistol biasanya kurang kuat dibandingkan revolver, tetapi tetap mematikan jika digunakan dengan benar.
Setengah otomatis
Jenis pistol yang paling umum digunakan di era kontemporer adalah pistol semi-otomatis. Pistol semi-otomatis menembakkan satu peluru untuk setiap tarikan pelatuk. Sebagian besar pistol semi-otomatis memiliki magasin yang dapat dilepas yang menampung antara 10 dan 17 peluru.
2. Revolver
Revolver adalah jenis pistol genggam yang memiliki silinder dengan ruang peluru yang berputar agar sejajar dengan laras saat pistol ditembakkan. Desain ini memungkinkan senjata api yang sangat kuat yang dapat menahan tekanan tinggi. Revolver dapat menampung antara 5 dan 6 peluru.
Revolver Aksi Tunggal
Revolver aksi tunggal merupakan jenis revolver yang palunya harus ditarik ke belakang setiap kali hendak menarik pelatuk.
Revolver Aksi Ganda
Revolver aksi ganda memiliki pemicu yang memungkinkan senjata api dikokang dan ditembakkan dalam satu gerakan. Revolver ini secara umum dianggap lebih mudah digunakan, karena kecil kemungkinannya macet.
Sekarang mari kita beralih ke senjata laras panjang yang ada dua jenis, senapan dan shotgun.
3.Pasukan penembak
Senapan adalah senjata yang ditembakkan dari bahu dan menembakkan satu proyektil per tarikan pelatuk menggunakan energi dari selongsong peledak. Ciri khas senapan meliputi laras dan penerima yang panjang, serta popor yang bersandar di bahu. Senapan tersedia dalam berbagai bentuk dan ukuran, banyak yang dirancang untuk berburu dan olahraga menembak.
Senapan dikategorikan berdasarkan jenis aksi, yaitu jenis mekanisme yang menangani kartrid. Jenis aksi meliputi aksi baut, aksi patah, aksi tuas, aksi pompa, senapan semi-otomatis, dan otomatis.
Jenis Tindakan
Aksi Pecah
Senapan break-action merupakan salah satu jenis senjata api tertua. Senjata ini dikokang dan diisi peluru secara manual, yang berarti laras harus diputar ke bawah untuk memasukkan peluru ke dalam bilik. Hal ini membuat senapan ini lebih lambat diisi ulang dibandingkan jenis senapan lainnya. Akan tetapi, senapan ini dianggap sebagai senjata api yang sangat kokoh dan andal.
Aksi Tuas
Senapan aksi tuas menggunakan tuas untuk membuka tuas dan mengeluarkan peluru kosong. Jenis senapan ini sangat populer, terutama di Amerika Serikat bagian Barat. Senapan aksi tuas pertama kali diperkenalkan pada tahun 1860 dan telah digunakan dalam berbagai perang.
Senapan aksi tuas sangat mudah digunakan. Untuk mengisi peluru, Anda cukup menarik tuas ke bawah dan memasukkan peluru ke dalam bilik. Untuk mengosongkan peluru, Anda mendorong tuas ke atas dan mengeluarkan peluru kosong.
Aksi Pompa
Senapan pompa adalah jenis senapan yang menggunakan lengan geser untuk mengeluarkan dan mengeluarkan peluru bekas lalu mengisi peluru baru. Jenis senapan ini sangat populer, terutama di kalangan pemburu.
Untuk mengisi, Anda tinggal menggeser lengan bawah maju mundur. Untuk mengeluarkan, Anda dorong tuas ke atas dan keluarkan kartrid kosong.
Aksi Baut
Senapan bolt-action biasanya digunakan untuk berburu atau menembak sasaran. Senapan ini memiliki magasin yang dapat menampung antara 3 dan 10 butir amunisi, sehingga lebih lambat untuk diisi ulang dibandingkan jenis senapan lainnya.
Senapan bolt action memiliki pegangan sederhana yang memungkinkan bolt untuk menarik, mengeluarkan, mengambil, dan mengisi peluru. Senapan ini sangat andal dan mudah digunakan, dan bahkan setelah lebih dari 100 tahun digunakan, bolt action masih menjadi salah satu jenis senapan yang paling populer.
Semi-Otomatis
Senapan semi-otomatis adalah senapan yang mengisi ulang secara otomatis setelah setiap tembakan. Jenis ini sangat populer, terutama di kalangan olahraga dan perburuan. Untuk mengisi senapan, Anda cukup memasukkan magasin ke dalam bilik. Untuk mengosongkan, Anda cukup mendorong tuas ke atas dan mengeluarkan kartrid kosong.
Meskipun senapan semi-otomatis dapat ditembakkan lebih cepat daripada jenis lainnya, senapan ini dapat mengalami kegagalan mekanisme.
Otomatis
Senapan otomatis adalah jenis senjata api yang terus menembakkan peluru selama pelatuk ditekan. Senapan otomatis juga dikenal sebagai senapan mesin. Jenis senjata api ini pertama kali digunakan dalam Perang Dunia I dan telah digunakan sejak lama.
Senapan otomatis adalah senjata api yang sangat berbahaya karena dirancang untuk militer dan tidak dimaksudkan untuk penggunaan sipil.
4. SenapanTerakhir, ketika berbicara tentang berbagai jenis senjata, kita tidak boleh melupakan senapan.
Senapan adalah senjata laras panjang yang menembakkan banyak peluru kecil sekaligus. Setelah ditembakkan, tembakan meninggalkan laras dalam pola berbentuk kerucut sempit yang membantu penembak mengenai sasarannya.
Senapan ini umumnya digunakan untuk berburu binatang buruan kecil dan burung, dan dapat berjenis tembakan tunggal, aksi pompa, atau semi-otomatis.
Senapan laras tunggal hanya dapat menembakkan satu peluru dalam satu waktu. Untuk mengisi ulang senapan, Anda harus mengokang palu secara manual dan memasukkan selongsong peluru baru ke dalam bilik peluru.
Senapan pompa adalah jenis senapan yang menggunakan lengan geser untuk mengeluarkan dan mengeluarkan peluru bekas dan mengisi peluru baru. Untuk mengisi senapan, Anda cukup menggeser lengan maju mundur. Untuk mengosongkan senapan, Anda mendorong tuas ke atas dan mengeluarkan peluru kosong.
Senapan semi-otomatis adalah jenis senapan yang diisi ulang secara otomatis setelah setiap tembakan. Jenis senapan ini sangat populer, terutama untuk olahraga menembak dan berburu.
Kesimpulan
Ada banyak jenis senjata api. Empat jenis senjata api utama meliputi pistol, revolver, senapan, dan shotgun, yang masing-masing dirancang untuk tujuan tertentu. Kecil dan ringan, pistol mudah disembunyikan, revolver memiliki kapasitas amunisi lebih besar daripada pistol, senapan digunakan untuk berburu dan menembak sasaran, sedangkan shotgun digunakan untuk berburu dan membela diri.
Meskipun penting untuk memilih senjata api yang tepat sesuai kebutuhan Anda, lebih penting lagi untuk diingat bahwa semua senjata api berbahaya dan harus digunakan dengan hati-hati. Jika Anda tidak familier dengan senjata api, sebaiknya ikuti kursus keselamatan sebelum menggunakannya.